Jumat, 26 September 2014

Fall

Terjatuh itu sakit. semua orang tahu itu. bukan lagi hal yang samar untuk dibicarakan. Ketika jatuh kemungkinan yang terjadi yaitu timbul luka. Menurutmu luka kecil sama luka besar terasa sakit mana ? kalau aku menjawab lebih sakit luka KECIL dibanding luka besar. fontnnya saja sudah gede kaya gitu, pasti sakitnya banget.

Rabu, 24 September 2014

Food or Coal?

Bagaimana ya? Pertanyaan itu benar-benar membuat saya bingung. kedua hal tersebut sama-sama penting dari berbagai seginya. Kalo bicara masalah kebutuhan pokok, pastilah MAKANAN yang paling utama. Seperti halnya yang sering diajarkan kepada kita yaitu sandang, pangan, papan. Tapi disisi lain, di era kini, kemajuan untuk mengolah SDA sangatlah dibutuhkan untuk kemajuan Negara, juga mendukung aktifitas-aktifitas inti yang berkaitan. Ada baiknya, namun disini pendapat saya lebih condong ke Makanan. Berbicara masalah PLTU Batubara yang sering muncul di timeline twitter.
Kawan, dalam mengolah SDA kita harus cermat. seberapa besar dampak yg akan timbul dibanding dengan keuntungannya. Untuk efek di jangka pendek, mungkin akan bermanfaat untuk kita karena mendapat penambahan pasokan listrik. Tapi jangka panjangnya? kerusakan lingkungan, tidak seimbangnya ekosistem akan lebih berdampak kepada kita. Apalah artinya semua eksploitasi SDA ini apabila untuk hidup pun kita tidak sanggup? Renungkan.
Kita manusia, punya akal untuk berfikir memutar otak berjungkir balik menata alam ini sedemikian rupa sehingga kita bisa nyaman hidup didalamnya. Kita para pemimpin jadilah pemimpin yang adil. Jangan berbuat kerusakan. Pada dasarnya kesejahteraan ialah Syukur. Andai manusia-manusia muka bumi cukup akan syukur. kalian paham kan?
Bukannya mengkritisi. Hanya pendapat yang terdengar bodoh. Mengatakan hal yang tak sama dengan apa yang terpikirkan.
Seperti orang linglung, tapi menurutku rencana itu bagus, kita butuh penambahan pasokan listrik, tapi, mau bagaimana lagi? ah, topik yang menyebalkan ��

Kamis, 18 September 2014

Menjadi pengamat itu menyakitkan. benar-benar menyakitkan!


Kerinduan Empat Musim

Ada banyak sekali musim, tapi menurutku ada 4 musim yang sangat familiar di ruang dengar kita. Summer, Winter, Spring, Autumn. Para musim yang begitu manja. Siapapun dimintanya untuk menyesuaikan diri dengannya. Sungguh permintaan yang sulit. Kalaupun tidak menurutinya, mereka tidak akan marah, tidak akan berontak. Hanya saja tubuh inilah yang seringkali berontak apabila menghadapi pergantian musim. Mengapa? Hei musim, jurusmu ampuh sekali mempengaruhiku. Memaksaku untuk selalu mengikuti apa yang kamu mau. Andai saja kamu tahu, raga ini tak sebegitu kuat seperti yang kau kira.